1 Januari 2013

Kemiskinan Kreativitas

KEMISKINAN KREATIFITAS
Oleh : Pain

Kemiskinan negara ini sudah hampir merata keseluruh negeri,bukan hanya kemiskinan dalam finansial dan ekonomi namun kemiskinan kreatifitas kini mulai terasa di lingkungan sosial kita,berbagai macam bentuk pengakusisian dan pengklaiman hasil karya orang lain secara sepihak sepertinya telah menjamur, seperti penulis kemarin sempat mendengarkan beberapa komentar dari salah seorang mahasiswa " haduh garap makalah kok susah banget, ya terpaksa deh tanya sama mbah google" . Hal serupa sering kita jumpai praktek plagiatan seperti ini, misalnya masalah paling kecil adalah mencontek PR temen lain karena entah apa masalahnya mungkin memang malas untuk mengerjakan atau memang karena tidak bisa mengerjakannya.

Kemiskinan kreatifitas ini di perparah dengan adanya sistem borongan pada suatu kelompok. Penulis telah melakukan observasi mengenai tugas kelompok ini , 5 dari 7 kelompok  yang di berikan tugas kelompok menganut system borongan. Walaupun memang namanya tugas kelompok namun seringkali yang terjadi adalah penggarapan oleh individu yang mengatasnamakan kelompok. hanya seorang yang mengerjakannya dan sisanya cuma terima beres bahkan tidak tahu menahu hasilnya seperti apa dan bagaimana prosesnya. hal seperti ini tentunya kontradiksi dengan esensi  tugas kelompok itu sendiri dimana tugas kelompok adalah tugas yang di kerjakan secara bersama sama dengan menuangkan ide ide bersama bukan dari ide individu,namun karena kemiskninan kreativiatas atau semangat untuk kreatif itu sangat minim sehingga hal hal seperti ini di abaikan.

kita sebagai mahasiswa sudah seharusnya melek dengan kreatifitas,mahasiswa adalah harapan bangsa,apa jadinya suatu bangsa jika bangsa itu tidak memiliki orang orang yang kreativ dan penuh inisiatif namun memiliki kaum muda yang bermental plagiat dan miskin kreativitas? tentu pembaca bisa menebak apa yang bakal terjadi.

Sebenarnya setiap individu itu mempunyai potensi yang besar untuk membuat suatu perubahan. Seperti apa yang di katakan oleh seorang psikolog berkebangsaan inggris Olivander Wendel Holmes mengatakan bahawa “Apa yang ada di hadapan kita dan apa yang ada di belakang kita, hanyalah hal-hal kecil bila dibandingkan dengan apa yang ada didalam diri kita. Namun seringkali karena kita kurang persiapan dan tidak tahu bagaimana cara mengungkapkan sehingga kita selalu terdesak dalam mengembangkan ide-ide yang mebuat kita terpaksa untuk melakukan plagiatan. Sebelum hal hal itu terjadi marilah kita persiapkan diri kita untuk selalu melatih kreativitas kita untuk mengembnagkan potensi yang ada dalam diri kita.

Lalu pertanyaannya adalah bagaimana caranya? Caranya banyak banyaklah membaca dan melakukan riset atau pendataan karena dengan membaca dan melakukan riset kita akan memperoleh beberapa kemungkinan yang bervariasi sehingga kita dapat menyimpulkannya. Semakin banyak kita menyimpulkan berbagai hal maka ide itu akan semakin luas dan kreativitas akan berkembang.

Namun masalah lain muncul, meskipun sudah banyak ide namun kita seringkali susah menuangkan ide itu. Seringkali ide kita tidak rapi dan berantakan sehingga kalau dituangkan atau dituliskan akan terasa aneh dan janggal. Solusi dari permasalahan ini yaitu perbanyaklah diskusi,sharing dan menulis. karena dengan diskusi dan sharing kita akan menemukan relasi relasi yang dapat menghubungkan dari berbagai ide sehingga ide itu mudah dicerna dan dengan belajar menulis, ide itu akan terpetakan dengan jelas.

Sekarang apa masalah kalian? Mulai sekarang budayakanlah untuk membaca, membaca apapun. Berdiskusi dan sharing serta mulailah berlatih untuk menulis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan tulis komentar anda